Setiap wanita pasti pernah mengalami kecelakaan kecil di dapur, seperti terciprat
minyak panas atau teriris pisau, bisa terjadi pada siapa saja, termasuk mereka yang sangat berhati-hati sekalipun. inilah beberapa langkah yang harus dilakukan saat keadaan darurat, menurut Prof. Dr. dr. Purwantyastuti, M.SC.SpFK dari FKUI.
Terciprat Minyak Panas
Sejauh-jauhnya Anda berdiri dari wajan, sambil memegang sutil saat menggoreng ayam favorit keluarga, terciprat
minyak panas sulit untuk dihindari. Cipratan minyak biasanya kecil, tapi kulit akan terasa terbakar, kemerahan dan kadang malah sampai melepuh. Tindakan pertama yang paling tepat adalah mengguyur luka dengan air dingin*) yang mengalir, atau celupkan bagian yang terciprat minyak panas dalam bak air seperti ember atau bak mandi. Air dingin akan segera menyerap panas sehingga suhu bagian tubuh yang terciprat minyak akan turun dan tidak akan rusak karena terbakar. Prinsip dasar menurunkan suhu dengan segera ini berlaku untuk semua kecelakaan yang menyebabkan bagian tubuh terpapar suhu sangat panas, yang bisa membakar dan merusak kulit. Air bersih
dalam jumlah tak terbatas sangat bermanfaat untuk menyerap panas yang tak terbatas pula. Selain itu, jika kerusakan pada kulit telanjur terjadi,merendamnya dengan air bersih akan memudahkan pembersihan pada luka.
Odol, mentega, kecap, atau bahan lain yang lebih padat dari air justru akan menahan panas pada luka. Panas yang tak terbuang akan menempel pada kecap dan mentega yang berubah menjadi minyak, sehingga kulit Anda justru seperti digoreng!
minyak panas atau teriris pisau, bisa terjadi pada siapa saja, termasuk mereka yang sangat berhati-hati sekalipun. inilah beberapa langkah yang harus dilakukan saat keadaan darurat, menurut Prof. Dr. dr. Purwantyastuti, M.SC.SpFK dari FKUI.
Terciprat Minyak Panas
Sejauh-jauhnya Anda berdiri dari wajan, sambil memegang sutil saat menggoreng ayam favorit keluarga, terciprat
minyak panas sulit untuk dihindari. Cipratan minyak biasanya kecil, tapi kulit akan terasa terbakar, kemerahan dan kadang malah sampai melepuh. Tindakan pertama yang paling tepat adalah mengguyur luka dengan air dingin*) yang mengalir, atau celupkan bagian yang terciprat minyak panas dalam bak air seperti ember atau bak mandi. Air dingin akan segera menyerap panas sehingga suhu bagian tubuh yang terciprat minyak akan turun dan tidak akan rusak karena terbakar. Prinsip dasar menurunkan suhu dengan segera ini berlaku untuk semua kecelakaan yang menyebabkan bagian tubuh terpapar suhu sangat panas, yang bisa membakar dan merusak kulit. Air bersih
dalam jumlah tak terbatas sangat bermanfaat untuk menyerap panas yang tak terbatas pula. Selain itu, jika kerusakan pada kulit telanjur terjadi,merendamnya dengan air bersih akan memudahkan pembersihan pada luka.
Odol, mentega, kecap, atau bahan lain yang lebih padat dari air justru akan menahan panas pada luka. Panas yang tak terbuang akan menempel pada kecap dan mentega yang berubah menjadi minyak, sehingga kulit Anda justru seperti digoreng!

