Tampilkan postingan dengan label islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islami. Tampilkan semua postingan

Makna Nasihat

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Nasihat secara bahasa dari kata ‘nash’ yang berarti khalus, bersih atau murni, lawan dari curang atau kotor. Sehingga jika nasihat tersebut dalam bentuk ucapan harus jauh dari kecurangan dan motivasi kotor. Sedangkan secara istilah, sebuah kata yang mengungkapkan kemauan berbuat baik kepada obyek yang diberi nasihat. Berkata Ibnu Shalah: Nasihat adalah kata-kata yang mencakup aktivitas seorang nasih kepada yang diberi nasihat dalam bentuk iradah (tekad) dan perbuatan. Disebutkan ‘nashaha tsaub’ artinya menjahit baju, seolah orang memberi nasihat seperti orang yang menjahit lubang-lubang yang ada baju.
Nasihat kepada Allah berarti mentauhidkan Allah, menyifati-Nya dengan sifat Kamal dan Jalal, dan mensucikan-Nya dari segala kemusyrikan. Ikhlas kepada Allah dalam beramal, menjauhi kemaksiatan, mentaati dan mencintai-Nya dan berjihad terhadap orang-orang yang mengingkari-Nya. Nasihat kepada Rasul SAW dengan cara mengimani Rasul SAW dan segala yang datang darinya. Mencintai, menghormati, menghidupkan sunnahnya, menyebarkan ilmunya. Mencintai orang yang mencintainya, membenci dan memerangi orang yang membenci dan memeranginya, mencontoh akhlaqnya, mengikuti adabnya dan mencintai keluarga dan sahabatnya.

Keutamaan Hadits

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Dari Tamim ad-dari bahwa Nabi SAW bersabda:” ad-Din adalah nasihat”. Kami berkata untuk siapa? Rasul menjawab:” Untuk Allah, kitab-Nya, rasul-Nya, untuk pemimpin Islam dan umatnya” (HR Muslim, Abu Dawud dan an-Nasai’i)

Hadits ini termasuk salah satu hadits yang dimuat dalam kumpulan 40 Hadits Imam An-Nawawi, yang berarti termasuk hadits dari pokok-pokok Islam yang penting. Berkata Al-Hafizh Abu Nu’aim:”Hadits ini mencakup masalah yang besar”. Berkata Muhammad bin Aslam Ath-Thusi:” Hadits ini merupakan seperempat bagian dari agama”. Berkata Ibnu Rajab:”Fiqih berputar pada lima hadits….di antaranya hadits nasihat ini”. Berkata Mukhidin bin Al-Arabi:” Tidak ada kesempurnaan akhlaq yang lebih teliti, jeli dan agung melebihi nasihat”. Nash-Nash yang Terkait dengan Hadits ini. Allah SWT berfirman: “Tiada dosa (lantaran tidak pergi berjihad) atas orang-orang yang lemah, atas orang-orang yang sakit dan atas